Buat Cewek, Hati-Hati Sama 4 Trik Gadungan Cowok Ini

May 18, 2016 /
Pada dasarnya, semua makhluk itu diciptakan secara berpasang-pasangan. Soal kapan ketemunya, itu urusan waktu dan kehendak Sang Pencipta.

Tapi bukan berarti ketika elu baru aja ketemu sama lawan jenis dan merasakan sesuatu darinya elu serta merta berkata ini waktunya, dan ini pasangan gue nantinya, bukan dan gak sesimple itu bray!

Makanya dalam ajaran yang gue percayai, ada yang namanya taaruf.

Taaruf adalah kegiatan bersilaturahmi, kalau pada masa ini kita bilang berkenalan bertatap muka, atau main/bertamu ke rumah seseorang dengan tujuan berkenalan dengan penghuninya (butuh rujukan). Bisa juga dikatakan bahwa tujuan dari berkenalan tersebut adalah untuk mencari jodoh.
- Wikipedia.org/wiki/taaruf

Namun banyak orang menyalah artikannya sebagai pacaran dan menganggap pacaran adalah sesuatu hal yang dianggap wajar dan kadang disebut-sebut sebagai proses seseorang menuju tingkat kedewasaannya terlepas dari apa saja batasan-batasannya.

Disini gue gak bermaksud sok alim, karena gue bukan orang baik.

Gue cuma mau ngingetin sebagai sesama manusia dan sebagai sesama makhluk yang sudah/belum memiliki pasangan, entah itu sah secara agama dan negara, atau sebaliknya terutama untuk para wanita yang "tergila-gila" sama pria.

Pernah denger perbandingan kaya gini gak..

"Cowok itu pikirannya 7:1, nafsunya 1:7. Sedangkan cewek pikirannya 1:7 dan nafusnya 7:1."

Hematnya, cowok itu lebih banyak dan seringkali menggunakan akal dan pikirannya ketimbang menggunakan perasaannya.

Disatu sisi, cewek terlalu banyak menggunakan perasaan dan mengesampingkan logikanya, sehingga munculah persepsi ketika disakiti bahwasanya, "semua cowok itu sama aja (dalam konotasi negatif)."

Itulah satu dari sekian banyak alasan kenapa ada sejumlah cowok yang katakanlah gampang banget deketin lawan jenis.

Gue sebagai cowok menyikapi hal tersebut sih setuju-setuju aja braysist.

Berhubung gue juga punya pasangan yang mesti dijaga dari pandangan dan bisikan setan yang menyerupai manusia. Maka dari itu, disini gue akan mencoba membeberkan sejumlah "trik" cowok terhadap cewek berdasarkan pandangan gue sendiri sebagai cowok.

Sebelumnya, lo pasti seringkali mengatakan hal-hal berikut ini ketika baru saja bertemu atau berkenalan dengan lawan jenis (cowok) :
  • Dia baik banget.
  • Gue nyaman sama dia.
  • Dia gak perhitungan orangnya.
  • Asik di ajak curhat.
  • Pendengar yang baik.
  • Orangnya jujur.
  • Bla.. bla.. bla.. dst.

Beberapa kalimat diatas seringkali dilontarkan oleh sebagian besar cewek ketika bertemu dengan cowok yang baru dikenalinya.

Inget! Baru dikenal! Hati-hati lho ini.

Lo sebagai cewek juga tau kan, kalo cowok tuh kadang suka ada maunya. Ya gak?

Dan lo sebagai cowok, iya gue tau. Lo pasti beranggapan kalo lo itu bukan tipikal orang yang A-Z, dan akan berusaha menunjukan kalo lo itu cowok baik-baik.

Wajar. Lagian mana ada orang yang mau ketauan jeleknya. Apalagi saat kali pertamanya bertemu, udah pasti lah kita bakalan menunjukan sikap-sikap terbaik kita. Entah itu secara spontan atau dibuat-buat yang terkadang tujuannya hanya untuk mendapatkan perhatian dan kesan yang baik sehingga keburukan kita gak muncul ke permukaan.

Barulah setelah lama kenal, kita pun mulai mengetahui sifat baik dan buruknya lawan jenis tersebut. Namun terkadang tayangan-tayangan di televisi dan acara-acara FTV yang dibumbui budaya "bebas" meracuni pikiran kita sehingga menganggap hal tersebut "indah dan wajar".

Apa aja?
  • Berdusta/Bohong.
  • Munafik.

relationshit
Relationshit - Image Courtesy of 9gag.com

Jelas-jelas dalam setiap tayangan semacam sinetron selalu ada pernyataan bahwasanya semua itu hanyalah fiktif belaka.

Tapi entah kenapa seolah-olah hal yang dianggap fiktif tersebut dianggap kenyataan dalam realita kehidupan kita sehingga munculah imajinasi-imajinasi aneh yang terkadang dibuat untuk "meyakinkan" seseorang dan menjadikan "dia" sebagai nomor satu.

Ini aneh.. asli!

Harusnya kan yang jadi prioritas utama kita ya ibu kita, setelah ibu, baru ayah kita.

Coba lo inget-inget lagu ini..

Satu, satu, aku sayang ibu.
Dua, dua,  juga sayang ayah.
Tiga, tiga, sayang adik-kakak.
Satu, dua, tiga, sayang semuanya.

Mana? ada gak sayang "dia"?
Nggak kan? Nah kan aneh!

Daripada makin melebar pembahasannya, gue langsung aja sebutin sejumlah "trik" gadungan dan paling mainstream yang acap kali ditunjukan oleh sejumlah cowok demi mendapatkan lo-lo pada sist.

Pacaran cuma buat senang-senang aja


Sah-sah aja sih kalo keduanya emang memiliki prinsip yang sama. Tapi gimana kalo misalkan elu sebagai cewek salah menyikapinya? Dimana elu serius menjalani hubungan tersebut, sedangkan cowok lo itu malah main-main.

"Indahnya di awal aja."

Biasanya sih gitu..
Di awal cowoknya baek banget, apa yang lo suka dan gak suka doi penuhi satu persatu.

Ketika lo percaya, dengan mudahnya cowok tersebut ngambil sesuatu yang berharga dari lo. Setelah di ambil lo di buang. Sakit kan?

Apa semurah itu harga diri lo?
Cuma karena doi baek, ngasih A-Z lo dengan mudahnya ngasih sesuatu yang cuma bisa dikasih sekali seumur idup lo yang seharusnya dikasih untuk suami lo kelak?

Mending kalo cowoknya gak main-main. Lah kalo main-main yang rugi kan elu juga.

Lagian cowok mah mana bisa keliatan masih ori atau nggaknya. Lah cewek? Lu tau sendiri bray.

Cowok mah kalo udah ngomongin urusan selangkangan, paling rame. Orang alim sekalipun, kalo napsunya gak bisa ditahan, ya bablas dan ujungnya bilang khilaf.

Nah ngomongin soal selangkangan. Cowok tuh banyak ide-idenya buat dapetin apa yang mereka mau. Banyak bualan-bualan yang bisa bikin lo pada percaya dan pasrah gitu aja. Mau tau apa aja? Cekidot!


1. Liburan


Ngajakin lo liburan, semuanya doi yang bayar!

Lagian dibayarin gitu lho, siapa sih yang mau nolak? Apalagi ke tempat yang selama ini kita idam-idamkan.

Dengan alibi "keuangan", apapun bentuknya. Entah itu kekurangan budget dan masalah-masalah keuangan lainnya, doi menawarkan untuk menetap dalam satu kamar tidur dan lo pun dengan pasrahnya mau.

Itu baru awalnya aja..

Setelah melalui perjalanan, jalan-jalan, dan makan-makan. Tibalah di sesi saling bertukar pikiran dan pendapat, larut dalam perasaan yang abstrak antara susah, senang, sedih dan bahagia sampe nangis-nangis gara-gara A-Z dan akhirnya lo jatuh dipelukannya.

Doi perlakukan elu dengan sesuatu hal yang tak pernah lo duga sehingga lo merasa nyaman dibuatnya. Ketika itu lah doi bisa dengan leluasa melakukan apapun sama lo. Mulai dari yang paling mainstream, cium.

Dan setelah itu? Lo tau lah apa kelanjutannya..


2. Sok Iyeh


Lanjut dari yang tadi biar gampang ngasih ilustrasinya..

Ketika berlanjut ke acara buka-bukaan. Lo deg-degan, lo bingung antara nolak atau pasrah. Semakin lo merasakan dilema antara nolak dan pasrah, tau-tau lo udah gak pake apa-apa dan ujungnya, "ah ya udahlah pasrah aja."

Nah ketika ini lah si cowok biasanya mencoba menahan nafsunya dan berusaha tampak betul dihadapan elu sebagai cewek.

Ketika lo udah pasrah, dan cowok tau apa yang bakal dilakuinnya. Tiba-tiba si cowok meminta maaf karena telah melakukan hal tersebut hingga akhirnya mengurungkan niatnya tersebut.

Kalo di dramatisasi sih kurang lebih kaya gini bray, "Kamu tau gak? satu detik yang lalu nafsu ku hampir saja mengalahkan sayangku sama kamu."

Pffttt.. sinetroooooon!

Yaa.. gue tau apa yang lo pikirikan.

Gak semua cowok kaya gitu. Dan asal lo tau, gak semua cowok memiliki maksud yang sama juga. Siapa yang tau isi hati orang kalo bukan orang itu sendiri dan Yang Maha Mengetahui. Ya gak?

Itu artinya, siapa yang tau maksud dari cowok tersebut menghentikan kegiatan tersebut, entah itu dia beneran jujur, atau dibuat-buat guna menunjukan kalo doi itu cowok baik-baik.

Mari kita bersikap skeptis..

Anggap cowok tersebut mengatakan hal itu semata-mata hanya untuk meyakinkan lo sebagai cewek kalo doi itu cowok baek-baek sehingga lo sebagai cewek merasa bahwa dia lah cowo yang terbaik buat lo.

Ketika lo merasakan hal tersebut, mungkin juga lo makin tergila-gila sama itu cowok. Dan ketika lo tergila-gila, apapun yang cowok itu minta dari lo, ya pasti lo kasih kan? Secara cowok idaman lo gitu lho! Sayang banget kalo lepas gitu aja cuma gara-gara lo gak memenuhi apa yang doi mau. Bukan begitu?


3. Bro-Bro an


Lo tau kan?

Istilah ini sih gue pake ketika gue menemukan orang yang ngeluarin apapun demi orang terdekatnya, gak cuma dalam bentuk materi aja, dalam bentuk lain pun doi sokin.

Misalnya ketika lo butuh bantuan A-Z, doi bakal bantu sebisanya. Ketika lo pengen pergi ke A-Z, doi anter sekaligus bayarin. Ketika lo pengen A-Z, doi kabulin ibarat om jin.

Sekarang gue tanya..

Gimana kalo bro-bro an-nya doi itu ada maksud tersembunyi dibaliknya?

Gak ikhlas gitu lho maksud gue itu, doi pengen timbal baliknya. Apa? ya selangkangan lo lah, kan kita lagi ngomongin itu. Itu kan harta paling berharga yang lo miliki. Gak bisa sebenernya dibeli pake apapun. Perek sekalipun gak mau disebut perek. Ya gak? Iyalah, karena mereka juga ingin dihargai!

Lagi-lagi gue tanya..

Emangnya lo tau isi hati dari cowok yang lo anggap terbaik menurut lo itu?

Kadang bray, apa yang kita anggap baik buat kita belum tentu baik menurut Tuhan.
Begitu juga dengan apa yang kita anggap buruk belum tentu buruk di mata Tuhan.
Tapi itu kalo lo percaya dengan adanya Tuhan, sih..


4. Sok Cupu dan Polos


Kadang gak semua cowok pandai berucap dan bertutur kata yang manis-manis, dan gak semua cewek juga suka sama cowok yang terlalu romantis. Ya kan?

Kadang cewek suka sama cowok yang nerdy dan cenderung polos.

Emang ada cowok yang polos dari lahir?

Setau gue sih cowok mah sok-sokan polos, yoi.. polos biadab!

Ah lo juga pasti sering nemu cowok yang tampak betul macem ini, apalagi ketika lo lagi ngumpul-ngumpul bareng temen-temen lo dimana obrolannya itu menjurus ke hal-hal yang jauh diluar dari budaya kita.

Yaa.. omongan yang biasa lah ujungnya, selangkangan. Dimana cowok lain rame ketika ngomong ginian, dan beberapa cewek merasa jijik, geli, dan apasih-apasih sambil cungar cengir.

Di sisi lain ada satu cowok yang sok cupu dan polos dengan berlagak kurang memperhatikan obrolan tersebut dan bertingkah seolah-olah doi tuh gak tau apa-apa. Apalagi ketika ditanya mulai sok linglung dan sok bego yang padahal mah ketika di atas ranjang mainnya pro.

Jika pendapat dan pandangan gue ini masuk akal menurut lo pada, anggaplah tulisan ini sebagai informasi saja. Jangan jadikan tulisan ini sebagai tolak ukur dan standard lo semua dalam menilai seseorang.

Jika ada kemiripan, mungkin itu suatu kebetulan.

Semoga dengan dipublikasikannya tulisan ini, menjadikan diri kita sendiri lebih aware, berhati-hati, dan peduli dengan harga diri kita sendiri. Karena seperti yang lo tau, udah banyak pemberitaan-pemberitaan yang mengiris-ngiris hati para ibu cuma gara-gara masalah cinta-cintaan.

Emang sih yang namanya perasaan mah kadang gak berbanding lurus dengan logika. Tapi jangan sampai kita dibutakan oleh cinta duniawi. Kita ini manusia, bukan hewan. Kita dikaruniai akal dan pikiran, kenapa gak digunakan dengan semestinya?

FYI, tulisan ini belum sepenuhnya gue tulis karena rasa males yang melanda. Kapan-kapan kalo gue sempet, gue perbaiki biar lebih enak dibacanya. Yo bay!
Previous
Next Post »

Mau dapetin update-an terbaru untuk setiap artikel dan tulisan menarik dari blog Bete Gak Sih?

Subscribe aja bray!