15 Keusilan dan Kenakalan Anak Sekolah Jaman Dulu, Tahun 90-an

February 01, 2015 /
Kalau kamu termasuk anak sekolah tahun 90-an.
Itu artinya masa kecilmu benar-benar bahagia, banget!

Gimana tak bahagia?
Bandingkan dengan anak sekolah jaman sekarang..
Apalagi dari sisi permainan nya yang tampak sekali perbedaanya.

Kalau permainan jaman dulu..
Anak diajarkan untuk aktif dan lebih banyak berinteraksi dengan alam sekitar, juga lingkungan.

Anak Sekolah
Anak Sekolah - School vector designed by Freepik

Tidak hanya itu..
Banyak sekali hal-hal yang membedakan antara anak sekolah era tahun 90-an dengan anak jaman sekarang, apalagi kalau dilihat dari sisi kenakalan nya..

Tapi... tak semua kenakalan-kenakalan ini hilang begitu saja, mungkin sampai sekarang pun masih tetap saja dilakukan namun dengan cara yang berbeda-beda.

Namun, dibalik itu semua tersimpan kenangan dan memori indah yang sayang banget untuk dilupakan dan dilewatkan begitu saja.

Bukan begitu?
Apalagi kalau ada acara reunian.. satu angkatan!

Beuh... pasti seringkali yang dibicarain dan jadi bahan cerita itu masalah kenakalan sekolah dulu. Hingga tak jarang pula membuat sebagian orang merasa ingin sekali kembali mengulang masa-masa itu.

Demi memuaskan keinginan yang tak mungkin dilakukan tersebut.
Yuk! kita flashback saja dengan cara mengenang kembali masa-masa kenakalan sekolah dulu.

Berikut beberapa kenakalan anak sekolah yang sering banget dilakukan anak sekolah tahun 90-an.


1. Serutan multi fungsi, Sering dipake buat yang enggak-enggak


Alat tulis yang satu ini merupakan alat tulis yang paling banyak dicari dan dibeli oleh anak-anak sekolah jaman dulu.

Bagaimana mereka tidak tertarik?
Disamping harganya yang terjangkau, ukuranya yang kecil dan mudah dibawa kemana saja ini lah yang membuat alat tulis ini banyak diminati oleh anak sekolah era 90-an.

Selain dari fungsinya sebagai serutan pensil. Alat tulis yang satu ini juga memiliki fungsi lain, yaitu sebagai kaca. Meskipun kecil namun cukup bermanfaat bagi mereka yang membutuhkan kacanya.

Tak jarang pula, mereka membeli serutan pensil itu bukan karena fungsinya sebagai serutan. Tapi mereka membeli serutan pensil ini hanya karena membutuhkan kacanya saja.

Hayo lhoo..
Anak sekolah tahun 90-an, terutama para laki-laki disini pasti pada senyum-senyum sendiri kalau melihat dan teringat alat tulis (serutan pensil) yang satu ini. Iya kan? hihi

Dan untuk para perempuan waktu itu, mungkin seringkali berkata :

  • "apa sih, apa sih?"
  • "gak sopan!"
  • "geli banget!"
  • "ih jorok banget!", dll.


Kurang lebih adegan waktu itu seperti berikut ini :

Serutan pensil ini akan diselipkan diantara tali sepatu atau moncong sepatu bagian depan. Entah itu dsisipkan diantara tali sepatu yang saling mengait, atau ditempel dengan menggunakan lem atau perekat lainya yang sejenis.

Kemudian, setelah persiapan sudah matang. Para kaum adam ini akan berjalan menuju target (perempuan) yang dituju tanpa sepengetahuan si target kalau disepatu para kaum adam ini terdapat kaca.

Selanjutnya, kamu sendiri yang menyimpulkan. hihi


2. Ketika temen mau duduk, kursinya ditarik


Tingkah dan perbuatan ini sering banget dilakuin sama mereka yang biasanya pertama kali duduk di bangkunya. Ketika teman sebangkunya datang, kemudian menyimpan tas di kursi.

Oh iya..
Kalau jaman dulu, cara menyimpan tas itu biasanya dengan cara mengaitkan kedua tali punggung yang terdapat pada tas kebagian belakang kursi (seperti kursi sedang menggendong tas).

Setelah tas disimpan dan dikaitkan, kemudian ancang-ancang mendaratkan bagian belakang tubuhnya untuk segera duduk di kursi. Seketika itu pula, sang kursi lenyap dari pandangan hingga akhirnya pantat pun terasa sekali sakitnya ditambah ada sedikit rasa malu.

Sebenarnya, keusilan ini kalau keterlaluan bisa membahayakan korbanya. Apalagi jika si korban jatuh ke lantainya cukup keras.


3. Bocorin correction pen temen


Kalau urusan jail yang satu ini, beberapa orang pasti pernah melakukannya.

Hampir semua correction pen atau biasa kita mengenalnya dengan sebutan tipe-x ini suka sengaja dibuat bocor dibagian ujungnya dengan cara mengiris tipis tepat pada bagian peganganya (khusus untuk tipe-x yang ditekan) dengan menggunakan silet atau cutter.

Intinya, tipe-x tersebut sengaja dibuat bocor agar ketika tipe-x tersebut ditekan, cairan yang ada didalamnya bisa menyembur keluar dan mengotori tangan si pemakai tipe-x tersebut.

Tak jarang pula sampai ada yang mengotori pakaian atau seragam sekolah.


4. Curanpen (Pencurian Pensil dan Pulpen)


Curanpen hanyalah sebatas singkatan pada waktu itu sebagai sebutan terhadap teman yang seringkali menimbun pensil atau pulpen teman-teman sekelas lainya.

Biasanya dan sebenarnya mungkin hal ini terjadi karena ketidak sengajaan si pelaku saja yang lambat laun menjadi kebiasaan dan sulit untuk ditinggalkan.

Awalnya hanya berniat meminjam pensil/pulpen ke teman sekelas.
Seharian selama pelajaran berlangsung, pulpen masih dipinjam si pelaku.

Dimana si orang yang meminjamkan pulpen tersebut memang biasanya jarang banget memperhatikan dan terkadang juga lupa kalau pensil atau pulpenya ada yang meminjam.

Begitu pelajaran berakhir..
Si pelaku lupa kalau itu pulpen dia dapatkan dengan cara meminjam.

Begitupun sebaliknya..
Orang yang meminjamkan pulpen tersebut juga lupa kalau pulpen yang dipake oleh si pelaku itu pulpen miliknya.

Baru lah setelah pulang atau besoknya ketika tengah berlangsung pelajaran. Si orang yang meminjamkan pulpen tersebut teringat akan pulpen yang dipinjamkan hari kemarin ke pelaku.

Biasanya si orang yang meminjamkan pensil/pulpen ini bakalan ingat kalau dia lupa tidak membawa pensil/pulpenya.

Dan si pelaku pun biasanya beralasan kalau pulpenya lupa tidak dibawa dan kadang dengan polosnya berkata, "hilang entah kemana."

Adapun tindakan curanpen lain yang lebih kreatif, yaitu dengan cara menukarkan isi pulpen yang sudah kosong dengan isi pulpen yang masih baru (pulpen orang lain).

Hayo lhoo, pernah gak kaya gitu?


5. Melorotin kolor temen waktu pelajaran olahraga


Kalau soal keusilan yang satu ini, mungkin sampai sekarang juga masih dilakukan.

Entah kenapa rasanya lucu aja..
Dan benar-benar bisa membuat tertawa terbahak-bahak.

Mungkin karena moment seperti ini "langka" dikalangan anak sekolah.

Kenapa langka?

Karena hanya bisa dilakukan satu kali dalam satu minggu selama mata pelajaran olahraga berlangsung.

Meskipun sudah tau setiap kali pelajaran olahraga berlangsung pasti selalu ada orang yang usil melorotin celana, tetap saja ada orang yang suka lupa untuk mengencangkan tali kolornya.

Iya kan?

Waktu sekolah dulu, yang namanya pakai pakaian olahraga, terutama kolor. Talinya selalu di ikat kencang-kencang agar orang lain yang berniat jail tersebut kesulitan untuk melorotin celana kita.

Satu yang mungkin paling ngeselin bagi mereka yang seringkali jadi korban adalah..
Ketika celananya diperositin sampai bawah, si celana tersebut di injak oleh kaki.

Sehingga ketika si korban mau menarik kembali celananya ke atas..
Ia akan sedikit mengalami kesulitan


6. Ada yang tau ini apa nama atau sebutannya?


Dari kedelapan kenakalan dan keusilan diwaktu sekolah dulu..
Kenakalan dan keusilan yang satu ini lah yang menurut penilaian penulis sendiri termasuk salah satu tindakan yang benar-benar menyakitkan bagi korbanya.

Bagaimana tidak menyakitkan?!
Dimana ketika si korban di "tusuk"..
Ditusuk dengan cara yang penulis sendiri sulit untuk menjelaskanya.

Berhubung gambar yang mendukung tidak ada..
Jadi kamu coba bayangin aja ya adegan dibawah ini.

Waktu itu kamu lagi ngobrol dengan temanmu dibangku lain.
Dimana posisi kamu tidak sedang duduk..
Kurang lebih waktu itu kamu lagi dalam posisi membungkukan badan.

Tanpa sepengetahuan kamu..
Tiba-tiba temanmu yang lain menusuk bagian bokongmu dari belakang dengan cukup keras.

Kebayang gak? Enggak? Ya udah skip aja.


7. Nyari receh dengan cara nyolokin telepon koin


Nah kalau kenakalan yang satu ini mungkin sudah tak bisa kita temukan lagi disekitaran kita.

Kenapa?
Karena telepon koin sudah jarang sekali ada yang berfungsi dengan baik.
Terlebih sudah jarang yang menggunakannya.

Beda lagi dengan dulu, tahun 90-an!
Dimana telepon koin masih menjadi salah satu alat komunikasi yang digunakan oleh banyak masyarakat selain dari wartel ataupun telepon rumah. Hampir disetiap sudut keramain selalu ada yang namanya telepon koin.
 
Namanya kita, saking terlalu kreatif dan usilnya..
Segala cara, apapun itu selalu bisa kita lakukan.
Salah satunya yaitu mengambil uang dari dalam telepon koin tersebut.

Soal caranya yang bagaimana, sepertinya tidak perlu untuk disebutkan.
Karena penulis tidak mau disebut-sebut sebagai orang yang mengajarkan aksi atau tindakan pencurian.

Meskipun jumlah uangnya tidaklah seberapa.
Tapi tetep aja itu bukan hak kita!
Dan itu namanya mencuri.
Bukan begitu?


8. Nempelin permen karet


Kenakalan dan keusilan yang satu ini juga terbilang cukup membuat kesal. Mereka, para tangan-tangan jahil seringkali mengunyah permen karet membuang dan menempelkanya dimana saja, termasuk di bangku tempat kita duduk.

Adapun yang sudah sangat keterlaluan, yaitu mereka yang menempelkan permen karet ke rambut teman-temanya sampai nangis-nangis.

Begitu dilaporin ke guru, ujung-ujungnya yang jail juga ikutan nangis hingga beberapa hari kemudian, kedua orang yang bertentangan ini tidak saling menyapa dan bertanya ~hihi.


9. Main Ding Dong


Kalau urusan yang satu ini, udah terlalu melampaui batas.

Mereka ini seperti anak sekolah pada umumnya.
Dari rumah bilang ke orang tuanya mau berangkat sekolah..
Namun nyatanya tidak pernah sampai ke sekolah.

Mereka ini cenderung mendatangi tempat yang bukan seharusnya didatangi di saat jam pelajaran berlangsung atau pada waktu sekolah.

Dulu, tahun 90-an..
Tempat yang biasa di jadikan alasan untuk membolos sekolah oleh anak-anak nakal yang butuh perhatian ini adalah tempat permainan arkade (arcade) atau biasa kita kita kenal dengan sebutan ding-dong.


Dan untuk kenakalan anak sekolah dibawah ini..
Sepertinya dari jaman dulu sampai sekarang tetap ada deh bray.


10. Ngerokok di Sekolah


Biasanya pas lagi jam istirahat, banyak siswa pergi ke kantin sekolah buat makan..
Abis makan, sebagian pada ngerokok dikantin tersebut.
Umumnya, para senior lah yang suka ngerokok dikantin sekolah.

Meskipun ada juga junior, tapi gak seberapa, mungkin karena takut.
Biasalah, anak sekolahan kan gitu, masih ada senioritas dan sok jago.

Gak cuma di kantin-kantin sekolah, pojokan dan belakang sekolahan..
Kadang di WC juga ada.

Gak cuma asep yang di isep, tapi bau pesing bekas kencing juga ikutan dinikmatin.

Kebayang gak sih kalo ada bekas eek nya? Iyuuwwwhhh!


11. Pura-pura Sakit


Nah ini!

Kayanya banyak deh yang males upacara, atau males masuk kelas karena pelajaranya yang membosankan, bikin ngantuk, atau gara-gara gurunya yang galak dan malesin.

Sebelum gurunya masuk ke kelas..
Beberapa siswa buru-buru keluar, terus bilang ke temen,
"Kalau di absen bilang aja sakit, dan lagi di UKS."
Padahal mah tiduran di kantin.


12. Izin ke Toilet


Sering banget ini, modus!
Bilangnya pergi ke wc, dan biasanya barengan ngajak temennya, berdua.

Mau mahoan kali ah berduaan ke WC.

Harusnya 5 menit balik lagi ke kelas..
Ini satu jam pelajaran atau lebih ga balik-balik.
Gurunya pun lupa kalo muridnya ada yang izin keluar.


13. Darmaji


Tau gak apa itu darmaji?
Darmaji itu singkatan dari Bahasa Sunda, yaitu Dahar Lima Ngaku Hiji.

Dalam bahasa Indonesia, dahar lima ngaku hiji atau darmaji artinya adalah,
Makan lima biji ngakunya satu biji.

Parahnya giliran ditagih, ngakunya ga makan.
Tiga taun gitu terus.. Bisa tutup tuh kantin.
Masih mending kasbon atau ngutang.


14. Kabur


Saking malesnya sekolah, nekat lompat pagar sekolahan padahal waktu pulang tinggal beberapa jam lagi.

Abis lompat pagar..
Ujung-ujungnya mah nongkrong.

Pulangnya tetep aja bareng sama temen-temn yang lain yang ga ikutan kabur.
Ya biar gak dikata kabur dan dianggap sekolah dengan benar.


15. Duit SPP Gak Dibayarin


Dikasih duit buat bayar SPP, malah dipake traktir temen-temen..
Entah itu makan, minum atau bahkan main games.

By the way..
Lo sendiri gimana bray?

Ada gak salah satu, atau beberapa kenakalan yang pernah lo perbuat ketika masih sekolah dulu? Tambahin di komentar ya!
First

Mau dapetin update-an terbaru untuk setiap artikel dan tulisan menarik dari blog Bete Gak Sih?

Subscribe aja bray!

17 komentar

Write komentar
16 February, 2015

Masa kecil mah emang idahnya kang :D

bila berkenan kunjungi blog sederhana ini http://night002.blogspot.com

Reply
avatar
27 February, 2015

anjjiiiirrr,, gw bgt ituhh, hehehe

Reply
avatar
27 February, 2015

waduhhh jadi malu nih... :D

Reply
avatar
27 February, 2015

angkatan 90an pipinya pada merah nih kalo baca artikelnyaa,, jadi nostalgia senyum2 ndiri

Reply
avatar
27 February, 2015

dulu ente ke sekolahnya ga pake celana sih jadi malu =D

Reply
avatar
27 February, 2015

=D tau banget. kayanya ente angkatan 90-an juga bray

Reply
avatar
27 February, 2015

wkwk lucu info :v aku sering kena korban curanpen di kelas bahkan sampai sekarang -_-

Reply
avatar
27 February, 2015

kasian, besok-besok pulpenya kasih tulisan "minjem ga dibalikin, pulangnya kesetrum".

Reply
avatar
27 February, 2015

Gue yang mlorotin celana ntu bray. Terutama ama temen cewek gue bray.

Reply
avatar
27 February, 2015

yosh,betul banget bro.Gue banget tuh

Reply
avatar
27 February, 2015

Klo ane sih, hal paling kuingat dan berkesan adalah meremas temen siswi payudara cewek dan pelorotin rok siswi temen cewek.... hahaha...
sampe2 sering kenak BK....
tp menurut q itu sangat seru... hehehe

Reply
avatar
27 February, 2015

ebusettt, cabul kali ente bray. Btw, ane juga pernah kok haha =D
Coba semua itu bisa di ulang sekarang ini, lebih greget lagi bray

Reply
avatar
06 March, 2015

mantap gan, ditunggu follbacknya :)

Reply
avatar